Khamis, 13 Jun 2013

KESEMPURNAAN MANUSIA DI BANDINGKAN MALAIKAT & IBLIS

Manusia bukan malaikat, yang diciptakan untuk selalu tunduk dan patuh atas apapun perintah ALLAH
Manusia juga bukan iblis, yang diciptakan juga untuk selalu membangkang dan tidak mentaati atas apapun perintah ALLAH

Manusia itu sempurna dan istimewa, karana manusia diciptakan dengan kebebasan memilih untuk menjadi malaikat atau iblis


Dalam kehidupan, sifat baik diidentikkan dengan malaikat dan sifat buruk diidentikkan dengan iblis.

Malaikat diciptakan ALLAH dengan sifat yang sudah ditentukan : iaitu penurut, penurut atas semua perintah-Nya. Malaikat tidak dpt menentukan sifat mereka sendiri.
Sedangkan Iblis diciptakan ALLAH juga dengan sifat yang sudah ditentukan : iaitu pembangkang, pembangkang atas semua perintah-Nya. Iblis juga tidak dpt menentukan sifat mereka sendiri.
Bagaimana dengan manusia? Manusia diciptakan ALLAH dengan sifat yang ‘belum ditentukan’. Manusia diciptakan dengan segala sifat tergabung jadi satu di dalam dirinya, pemarah, pemurah, baik hati, pendendam, ramah, judis, pemelihara, perosak dan sebagainya.  Di samping sifat - sifat itu, ALLAH juga memberikan ‘kebebasan’ bagi manusia, kebebasan untuk memilih, apakah ingin menjadi malaikat ataupun iblis? Kalau manusia itu menahan dan mengakang sifat buruknya, dan menonjolkan sifat baiknya, maka manusia itu menjadi ‘MALAIKAT’, sebaliknya seandainya manusia memperturutkan nafsu negatifnya, memperturutkan sifat buruknya sampai mengalahkan sisi positifnya, maka manusia itu menjadi ‘IBLIS’. Tapi adakalanya manusia itu menjadi setengah Malaikat - setengah Iblis. Jadi, Manusia diberi kemampuan, kebebasan untuk menentukan sifat mereka sendiri.

jadi…mahu menjadi apakah anda?Malaikat?atau Iblis?

Tiada ulasan:

Catat Ulasan